Langsung saja para reader civil, disini saya sebagai writer menyajikan hasil pelaksanaan praktik industri yang saya tempuh selama 40 hari untuk memenuhi salah satu mata kuliah wajib yang harus saya tempuh sebagai mahasiswa
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang yaitu
pengamatan
terhadap suatu proyek di lapangan praktik industri
Lah disini kebetulan writer mengamati pekerjaan struktur kolom yang dilakukan di proyek pembangunan Holland Park Condotel Gedung Denhagg Tower di Jalan Cery No. 10 Panderman Hills...oke lebih jelasnya tentang pekerjaan pada struktur kolom check this blog aja-->>
| Struktur Kolom |
Pertama kita membahas definisi kolom terlebih dahulu, SK SNI T-15-1991-03 mendefinisikan kolom adalah
komponen struktur bangunan yang tugas utamanya menyangga beban aksial tekan
vertikal dengan bagian tinggi yang tidak ditopang paling tidak tiga kali
dimensi lateral terkecil.
Dalam pekerjaan kolom sendiri ada beberapa tahap pekerjaan, yaitu :
1. Pekerjaan
persiapan
2. Pekerjaan
penulangan/Pembesian
3. Pekerjaan
bekisting kolom
4. Pekerjaan
pengecoran
5. Pekerjaan
pembongkaran bekisting
6. Pekerjaan
perawatan beton
Adapun tahapan pekerjaan diatas akan diuraikan
sebagai berikut:
1. Pekerjaan
Persiapan
Dalam pelaksanaan suatu pekerjaan proyek, tahapan awal dalam pelaksanaan pekerjaan yaitu tahapan persiapan. Tahapan ini mencakup pembersihan serta persiapan alat dan bahan yang di perlukan untuk pekerjaan kolom.Pekerjaan pembersihan dilakukan pada sekeliling tempat yang akan dipasang kolom agar pada saat melaksanakan pekerjaan para pekerja tidak terganggu dengan adanya barang yang tidak diperlukan. Sedangkan pekerjaan persiapan yang dilakukan adalah melakukan pengukuran dan penentuan posisi kolom.Untuk alat dan bahan yang harus dipersiapkan adalah paku, palu, benang, pensil, selang ukur, teodolit, waterpas, meteran, penyiku, pemotong besi, pembengkok besi/pleser, gergaji, balok kayu, plywood, besi tulangan D10, D19 dan kawat bendrat. Pekerjaan persiapan di maksudkan agar pada saat pekerjaan kolom mulai dilaksanakan tidak terdapat kendala yang disebabkan oleh tidak tersedianya alat ataupun bahan.
2. Pekerjaan
Penulangan/Pembesian
Pada proyek pembangunan Holland Park Condotel Gedung Denhagg Tower ini terdapat 2 jenis kolom yang dikerjakan yaitu K15
dengan dimensi kolom 20x80 cm, jumlah tulangan 18 berdiameter 19mm dan K16
dengan dimensi kolom 20x80 cm, jumlah tulangan 16 berdiameter 19mm dan untuk
beugel menggunakan tulangan berdiameter 10mm di pasang di ujung dengan jarak
10cm untuk seperempat bentang dan ditengah dengan jarak 15cm untuk setengah
bentang. Proses pembesian (penulangan) kolom di bagi dalam pengukuran dan
pemotongan besi tulangan, pembengkokan tulangan, serta perangkaian tulangan. Untuk
proses pengukuran, pemotongan dan pembengkokan di laksanakan di tempat sendiri
untuk pekerjaan penulangan.
- Pengukuran Dan Pemotongan Besi Tulangan
Pengukuran merupakan tahap awal
dalam pekerjaan pembesian (penulangan). Pengukuran dilakukan untuk menentukan
panjang besi yang akan di gunakan untuk tulangan. Panjang besi yang akan di
gunakan untuk tulangan ini disesuaikan dengan yang tertera pada gambar kerja.
Untuk
proses pengukuran tidak perlu dilakukan sebanyak jumlah tulangan yang di
perlukan. Cukup satu kali pengukuran untuk tulangan panjang yang sama, karena
nantinya proses pemotongan tulangan menggunakan alat pemotong tulangan (bar
cutter). Adapun langkah – langkah proses pemotongan tulangan, antara lain :
1)
Mempersiapkan
besi tulangan
2)
Meluruskan
besi tulangan yang akan di potong agar mudah saat pemotongan
3)
Mengukur
besi tulangan sesuai dengan kebutuhan dan di beri tanda menggunakan kapur tulis
4)
Memotong
besi tulangan yang telah di ukur dengan menggunakan mesin pemotong tulangan
(bar cutter)
- Pembengkokan
Tulangan
Besi
tulangan yang telah di potong, setelah itu di bengkokan sesuai dengan rencana
dan ujung-ujungnya di buat kaitan. Untuk tulangan yang cukup besar, pekerjaan
pembengkokan tulangan di lakukan dengan menggunakan alat pembengkok tulangan
(bar bander).
| Pembengkokan Tulangan dengan Alat Pembengkok Tulangan (Bar Bander) |
Sedangkan tulangan
kecil seperti sengkang, pembengkokan tulangan dilakukan dengan menggunakan
kunci pembengkok (pleser). Adapun cara pembengkokan besi tulangan adalah
sebagai berikut :
1) Menyiapkan
alat dan bahan yang akan di gunakan dalam proses pembengkokan tulangan
2)
Mengukur
bengkokan (disesuakan dengan gambar kerja)
3)
Menempatkan
besi yang akan di bengkokkan di atas alat pembengkok, adan ukur kebutuhan yang
akan di bengkokkan.
4)
Meletakkkan
besi pada tempat terpisah, dan siap untuk di gunakan (di rangkai)
- Perangkaian Tulangan
-
Besi yang sudah di ukur dan sudah di potong menurut ukurannya, kemudian di rangkai sesuai dengan kebutuhan tulangan pada kolom. Perangkaian tulangan dilakukan dengan pengikatan tulangan menggunakan kawat bendrat.
Dalam penyambungan rangkaian tulangan kolom yang baru dengan rangkaian tulangan kolom sebelumnya yaitu dengan cara ujung sambungan bawah tulangannya masuk ke sambungan kolom yang sudah ada. Sambungan kolom berjarak 40D.
Sambungan Tulangan Kolom
| Perakitan Tulangan Kolom |



No comments:
Post a Comment