Thursday, 6 September 2018

PEKERJAAN STRUKTUR KOLOM




 Langsung saja para reader civil, disini saya sebagai writer menyajikan hasil pelaksanaan praktik industri yang saya tempuh selama 40 hari untuk memenuhi salah satu mata kuliah wajib yang harus saya tempuh sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang yaitu pengamatan terhadap suatu proyek di lapangan praktik industri 

Lah disini kebetulan writer mengamati pekerjaan struktur kolom yang dilakukan di proyek pembangunan Holland Park Condotel Gedung Denhagg Tower di Jalan Cery No. 10 Panderman Hills...oke lebih jelasnya tentang pekerjaan pada struktur kolom check this blog aja-->>



Struktur Kolom
Pertama kita membahas definisi kolom terlebih dahulu, SK SNI T-15-1991-03 mendefinisikan kolom adalah komponen struktur bangunan yang tugas utamanya menyangga beban aksial tekan vertikal dengan bagian tinggi yang tidak ditopang paling tidak tiga kali dimensi lateral terkecil.

Dalam pekerjaan kolom sendiri ada beberapa tahap pekerjaan, yaitu :
            1.   Pekerjaan persiapan
            2.   Pekerjaan penulangan/Pembesian
            3.   Pekerjaan bekisting kolom
            4.   Pekerjaan pengecoran
            5.   Pekerjaan pembongkaran bekisting
            6.   Pekerjaan perawatan beton
  


Adapun tahapan pekerjaan diatas akan diuraikan sebagai berikut:

1. Pekerjaan Persiapan 

  1. Dalam pelaksanaan suatu pekerjaan proyek, tahapan awal dalam pelaksanaan pekerjaan yaitu tahapan persiapan. Tahapan ini mencakup pembersihan serta persiapan alat dan bahan yang di perlukan untuk pekerjaan kolom.
    Pekerjaan pembersihan dilakukan pada sekeliling tempat yang akan dipasang kolom agar pada saat melaksanakan pekerjaan para pekerja tidak terganggu dengan adanya barang yang tidak diperlukan. Sedangkan pekerjaan persiapan yang dilakukan adalah melakukan pengukuran dan penentuan posisi kolom. 
    Untuk alat dan bahan yang harus dipersiapkan adalah  paku, palu, benang, pensil, selang ukur, teodolit, waterpas, meteran, penyiku, pemotong besi, pembengkok besi/pleser, gergaji, balok kayu, plywood, besi tulangan D10, D19 dan kawat bendrat. Pekerjaan persiapan di maksudkan agar pada saat pekerjaan kolom mulai dilaksanakan tidak terdapat kendala yang disebabkan oleh tidak tersedianya alat ataupun bahan.
         2. Pekerjaan Penulangan/Pembesian
  
                      Pada proyek pembangunan Holland Park Condotel Gedung Denhagg Tower ini terdapat 2 jenis kolom yang dikerjakan yaitu K15 dengan dimensi kolom 20x80 cm, jumlah tulangan 18 berdiameter 19mm dan K16 dengan dimensi kolom 20x80 cm, jumlah tulangan 16 berdiameter 19mm dan untuk beugel menggunakan tulangan berdiameter 10mm di pasang di ujung dengan jarak 10cm untuk seperempat bentang dan ditengah dengan jarak 15cm untuk setengah bentang. Proses pembesian (penulangan) kolom di bagi dalam pengukuran dan pemotongan besi tulangan, pembengkokan tulangan, serta perangkaian tulangan. Untuk proses pengukuran, pemotongan dan pembengkokan di laksanakan di tempat sendiri untuk pekerjaan penulangan.


  • - Pengukuran Dan Pemotongan Besi Tulangan
                 Pengukuran merupakan tahap awal dalam pekerjaan pembesian (penulangan). Pengukuran dilakukan untuk menentukan panjang besi yang akan di gunakan untuk tulangan. Panjang besi yang akan di gunakan untuk tulangan ini disesuaikan dengan yang tertera pada gambar kerja.
                  Untuk proses pengukuran tidak perlu dilakukan sebanyak jumlah tulangan yang di perlukan. Cukup satu kali pengukuran untuk tulangan panjang yang sama, karena nantinya proses pemotongan tulangan menggunakan alat pemotong tulangan (bar cutter). Adapun langkah – langkah proses pemotongan tulangan, antara lain :
1)      Mempersiapkan besi tulangan
2)      Meluruskan besi tulangan yang akan di potong agar mudah saat pemotongan
3)      Mengukur besi tulangan sesuai dengan kebutuhan dan di beri tanda menggunakan kapur tulis
4)      Memotong besi tulangan yang telah di ukur dengan menggunakan mesin pemotong tulangan (bar cutter)
 
 - Pembengkokan Tulangan
     
Besi tulangan yang telah di potong, setelah itu di bengkokan sesuai dengan rencana dan ujung-ujungnya di buat kaitan. Untuk tulangan yang cukup besar, pekerjaan pembengkokan tulangan di lakukan dengan menggunakan alat pembengkok tulangan (bar bander).
Pembengkokan Tulangan dengan Alat Pembengkok Tulangan (Bar Bander)


































































































    
Sedangkan tulangan kecil seperti sengkang, pembengkokan tulangan dilakukan dengan menggunakan kunci pembengkok (pleser). Adapun cara pembengkokan besi tulangan adalah sebagai berikut : 
1)      Menyiapkan alat dan bahan yang akan di gunakan dalam proses pembengkokan tulangan 
2)      Mengukur bengkokan (disesuakan dengan gambar kerja) 
3)      Menempatkan besi yang akan di bengkokkan di atas alat pembengkok, adan ukur kebutuhan yang akan di bengkokkan. 
4)      Meletakkkan besi pada tempat terpisah, dan siap untuk di gunakan (di rangkai)


- Perangkaian Tulangan
    Perakitan Tulangan Kolom



  • Besi yang sudah di ukur dan sudah di potong menurut ukurannya, kemudian di rangkai sesuai dengan kebutuhan tulangan pada kolom. Perangkaian tulangan dilakukan dengan pengikatan tulangan menggunakan kawat bendrat.











  • Dalam penyambungan rangkaian tulangan kolom yang baru dengan rangkaian tulangan kolom sebelumnya yaitu dengan cara ujung sambungan bawah tulangannya masuk ke sambungan kolom yang sudah ada. Sambungan kolom berjarak 40D.


    Sambungan Tulangan Kolom